hari ini..surya
bersinar,,benderang mengantar kepakan sayap pipit pipit yang sedari tadi
bercabang ranting di cemara..menatap lembayung yang kian membiru di
tahta awan,dan hari ini..adalah waktu tuk menatap langit dan melihat
kepedihan itu telah jauh tembus sirat sirat biru,,semoga...jejakku akan
beranjak dan jembangimu sejenak dan mengukir kembali kepingan bayangan
yang pernah terajut dalam sulam sulam cerita,sahabat terbaik yang pernah
hadir mengisi salutku... akan drama kehidupan yang tersajikan...di
bilikmu yang sahaja sederhana,,bertemankan daun daun lanro yang berpucuk
rindu dengan hempas angin hilir...ku mengerti banyak yang tak mudah
atas ending semua ini..masih terlalu banyak cerita yang belum
Action...sampai akhirnya kau menyerah pada dunia..seiring gugurnya daun
takdirmu di pohon kehidupan,meninggalkan cerita yang tercampakan dalam
debu catatan yang tak akan berukir lagi,dan saat itu sejenak ku
tercabik..Nappa Upirasai Peddina Tau Riwelai..sebuah lafas yang juga
yang pernah kau lafaskan di pekan pekan masa sebelumnya,,di saat desahan
napasmu masih memburu saat bermain petak umpet dengan si
kecilmu..sahabat..yang menjadi inspirasiku tuk menjalani semua rangkaian
hari hari,,banyak ukiran cerita hati yang terhati dalam bait bait kata
tentang kisahmu bersama pusaka jala dan pukamu,,yang setia temanimu
sampai kau berakhir dengan suatu tragedi yang bertajuk sangka yang tak
disangka...hari ini...kami akan dapatimu bersama tanah yang mungkin
masih merah dan patokan batu nisan yang seadanya,,di permbaringanmu di
tanah sompu sompu,,,sahabat hanya hilir doa yang akan kami rajut menjadi
tali temali tempatmu berpegang dan bernaung di tempatmu yang
lapang...By Bilik Biru Inspirations***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar